Pin It
Menu

Tips Membuat Menu Bekal Anak Sekolah

April 7, 2017 | Anak Sehat, Sehat Bugar

Maraknya orang berjualan di area sekolah yang tidak terjamin bahan baku dan cara pengolahan makanan dan jajanan membuat Bunda dan Mom khawatir berikut betapa pentingnya kita Membuat Menu Bekal Anak Sekolah.

resep-bekal-anak-sekolah-300x188 Tips Membuat Menu Bekal Anak Sekolah

Membekali anak ke sekolah dengan makanan yang dimasak bunda dari rumah merupakan hal yang sangat bijaksana, jika perlu ketika anak sekolah tidak usah diberi uang jajan. Selain menjaga anak membeli makanan atau jajan diluar dengan sembarangan kita dapat mencukupi gizi yang dibutuhkan anak. Jika anak tercukupi gizi dan makananan dari bunda lebih sehat, tentu akan membuat anak tenang dalam belajar. Bayangkan jika anak anda jajan sembarangan dan ternyata cara memasak makanan tersebut tidak higienis dapat membuat anak sakit perut atau diare.

Maraknya penjual makanan menggunakan zat kimia berbahaya dalam makanan jajanan, seperti pewarna, pemberi rasa hingga pengawet perlu diwaspadai. Zat ini akan membawa hal buruk untuk kesehatan dan masa depan anak kita Bunda. Maka dari itulah peran bunda harus dilakukan untuk memberi dan mengawasi makanan yang akan dikonsumsi anak kita. Salah satu cara agar anak terhindar dari makanan jajanan yang tidak sehat adalah membekali anak dengan makanan bekal. Membawakan Bekal sekolah juga melatih anak untuk menabung dan berlaku tidak boros karena uang saku mereka tidak digunakan untuk jajan yang sembarangan. Mendekatkan hubungan dengan orang tua, karena anak merasa lebih diperhatikan dan tertanam nilai-nilai kasih sayang antara anak dan orangtua di dalamnya.

Kasus salah membeli jajan dapat membuat keracunan pada anak, menderita cacingan dan penyakit gangguan pencernaan seperti diare. Kontrol orang tua harus dilakukan terhadap kebiasaan makan anak diluar rumah. Mengingat usia anak sekolah antara 6-15 tahun adalah masa pertumbuhan, di sisi lain anak belum punya cukup pengetahuan untuk memilih makanan sehat bagi dirinya.

Makanan bekal agar lebih menarik dan bergizi sesuai yang dibutuhkan oleh anak harus memperhatikan beberapa hal. Durasi lama-nya anak belajar dalam sekolah perlu diperhatikan. Jika belajar lebih dari 5 jam, orangtua harus menyiapkan bekal untuk dua kali makan, sebaiknya dua kali makan dengan menu dan asupan gizi yang berbeda. Pada jam makan yang pertama perlu dibuatkan jenis bekal yang mengandung gizi yang lengkap, karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral. Contoh menunya adalah nasi, pizza, pastel, isi telur, atau daging, dan dilengkapi susu.

Pada bekal makan yang kedua, bekali dengan hal yang baru atau digemari anak yang juga mengenyangkan karena akan dimakan waktu istirahat siang. Agar praktis, “Dr Luciana” menyarankan untuk memilih hidangan sepinggan, yaitu satu hidangan namun lengkap dan padat gizi. Co0ntoh menu nya adalah : Spaghetti dengan campuran daging dan sossis dan sayuran, nasi goreng lengkap, macaroni schotel, mie goreng ayam dan sayuran atau sandwich yang berisi daging dan sayuran. Selain memberikan gizi yang lengkap makan bekal juga sangat mudah dalam menyiapkannya, bekal yang bunda buat karena pagi hari dan harus siap sebelum anak berangkat sekolah.

Berikut agar Makanan Bekal disukai anak, dapat dilakukan dengan cara :

  1. Mengajak anak berdiskusi dan menentukan menu bekal mereka. Dengan cara ini anak menjadi bertanggung jawab dengan pilihannya, dan akan dimakan ketika dibawa ke sekolah. Ia puas karena merasa terpenuhi dan bekal sesuai dengan keinginannya.
  2. Mencari variasi makanan agar anak tidak kebosanan dengan menu. Usahakan jangan sama setiap harinya, dan perlu dibuat jadwal per minggu yang dirancang bersama anak untuk Membuat Menu Bekal Anak Sekolah. Mencari sumber pengetahuan makanan dengan membaca buku makanan bekal yang banyak dijual atau di internet.
  3. Membatasi memakan snack yang bercita rasa manis atau perasa buatan. Jenis makanan ini bersifat mengenyangkan sehingga anak tidak napsu makan lagi ketika waktu makan tiba.
  4. Anak biasanya tertarik dengan penampilan makanan yang memiliki bentuk lucu atau kesukaannya. Usahakan makanan dibentuk semenarik mungkin dan beri sentuhan garnis agar selera makan anak meningkat.

Pada dasarnya kebutuhan nutrisi anak sama dengan kebutuhan gizi orang dewasa. Pada masa pertumbuhan sangat memerlukan nutrisi ekstra terutama protein. Kebutuhan protein bisa dipenuhi dari daging, telur, ikan, susu, kacang-kacangan dan hasil olahannya. Sedangkan karbohidrat dan lemak penting sebagai sumber energi untuk beraktivitas.

Related For Tips Membuat Menu Bekal Anak Sekolah

Random Search Terms

Recent Post

Anak atau Balita dalam masa…
Perlunya perhatian khusus untuk pasien…
Salah satu penyakit yang sangat…