Pin It
Menu

Organ Kewanitaan Yang Sehat? Begini Cara Merawatnya

April 5, 2017 | Sehat Bugar

Mempunyai wajah yang cantik dan tubuh seksi merupakan hal yang didambakan seorang wanita. Apalagi dari kecantikan dan ke seksian itu memunculkan daya tarik yang lebih untuk diperhatikan oleh laki-laki.  Namun bagi wanita sangatlah penting juga menjaga Organ Kewanitaan Yang Sehat. Semua wanita perlu memahami cara merawat organ intim mereka. Agar kesehatan dan kebersihannya senantiasa terjaga, pastikan untuk membersihkan dengan cara yang benar.

Munculnya aroma tidak sedap dari organ intim Anda tentu saja sangatlah mengganggu. Bahkan bukan tidak mungkin hal ini akan berdampak buruk kepada kehidupan percintaan Anda dan membuat Anda kehilangan kepercayaan diri. Sangat besar kasus terjadi seseorang kehilangan selera sex karena pasangan yang lain tidak menjaga organ intimnya.

Kesehatan dan kebersihan organ imtim jika tidak diperhatikan dengan baik dapat menimbulkan penyakit yang sangat berbahaya bagi wanita. Terlebih jika vagina mulai mengeluarkan flek secara tidak normal, timbul gejala gatal dan sensasi panas, serta menunjukkan tanda-tanda iritasi. Jika ini terjadi, lebih baik segera temui dokter.

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan aroma vagina berubah, mulai dari infeksi, olahraga dan keringat, perubahan hormonal dalam siklus menstruasi, dan perubahan tingkat keasaman vagina. Aroma vagina yang tidak sedap bisa menjadi tanda infeksi yang harus segera diatasi, terutama jika diikuti dengan keluarnya cairan yang tidak biasa. Tubuh kita pintar, saat vagina berusaha mengatakan sesuatu, jangan diabaikan

Organ-Kewanitaan-Yang-Sehat-300x187 Organ Kewanitaan Yang Sehat? Begini Cara Merawatnya

Kenali Penyebab Vagina Bau

Menjaga kesehatan dan kebersihan daerah kewanitaan atau MISS V merupakan hal yang penting. Para wanita sangat penting mengenali beberapa penyebab vagina bau di bawah ini, dan beragam gejala lainnya, guna mengetahui sejak dini apakah bau pada vagina berbahaya atau tidak. Berikut hal yang dapat menyebabkan bau pada vagina atau MISS V :

Vaginosis bakterialis Pada dasarnya vagina memang mengandung satu jenis bakteri. Bakteri ini berada di dalam rongga vagina normal dan berfungsi melindungi vagina dengan membuat suasana asam. Namun pada vaginosis bakterialis, jumlah bakteri normal sekan-akan berkurang sehingga keasaman vagina menurun dan bakteri tertentu justru mengalami peningkatan. Terjadi ketidakseimbangan bakteri atau kimia di dalam vagina. Vagina bau merupakan salah satu gejala yang muncul dari kondisi ini. Jika Anda mengalami vaginosis bakterialis, vagina akan berbau amis atau seperti bau ikan setelah melakukan hubungan intim. Selain itu, vagina akan mengeluarkan keputihan berwarna abu-abu atau putih, yang berair dan/atau encer.

Trichomoniasis Kondisi ini disebabkan oleh parasit protozoa, dan merupakan salah satu dari penyakit menular seksual. Penularan penyakit ini dapat melalui hubungan antara penis dengan vagina atau vagina dengan vagina. Meski penyakit ini dapat disembuhkan, namun tidak menutup kemungkinan penyakit ini akan kambuh lagi. Munculnya penyakit ini terkadang tidak disadari oleh penderita, sehingga menimbulkan kemungkinan untuk menularkan pada orang lain. Gejala yang mungkin muncul antara lain, vagina berbau tidak sedap atau busuk, vagina memerah, gatal, sering merasa ingin buang air kecil, tidak nyaman saat buang air kecil, keputihan berwarna hijau atau kuning, serta pembengkakan di sekitar selangkangan.

Cairan Organ Intim setelah Berhubungan Seks Tidaklah aneh jika vagina mengeluarkan aroma tertentu setelah berhubungan intim, terutama jika pasangan tidak menggunakan kondom. Tingkat pH vagina yang berubah akibat sperma dan cairan lain yang keluar saat berhubungan intim bisa memengaruhi aroma pada vagina.

 

Tips-Tips Menghilangkan Bau Pada Vagina

  1. Hindari membersihkan atau membasuh Miss V Anda dengan menggunakan sabun mandi, douche (tabung semprotan pembersih), pantyliner dan air hangat terlalu sering. Karena dapat dapat menyebabkan Miss V kehilangan kelembaban alaminya sehingga dapat mengakibatkan terjadinya iritasi, keputihan, kehilangan kelembaban, dan bau tak sedap.
  2. Hal-hal yang penting untuk dilakukan adalah dengan melakukan waxing atau pencukuran rambut yang tumbuh pada bagian organ kewanitaan Anda secara teratur dan runtin, saat datang bulan gantilah pembalut bila sudah penuh dengan cara teratur, saat buang air kecil basuhlah organ kewanitaan anda dari bagian depan kearah belakang dan jangan sebaliknya agar vagina Anda terhindar dari kuman dan bakteri yang mungkin terdapat pada bagian anus. Sebaiknya jangan terlalu sering melakukan waxing vagina, karena tidak terlalu sehat.
  3. Campurkan air hangat di gayungan dengan dua sendok makan cuka apel, aduk sampai merata, kemudian basuhkan ke organ intim kewanitaan Anda, untuk hasil yang maksimal sebaiknya gunakan dua kali sehari.
  4. Campurkan dua tetes tea tree esensial oil kedalam sebuah ember berukuran kecil atau gayung mandi, setelah itu basuhlah pada Miss V Anda setiap habis mandi pagi dan sore hari. Meskipun namanya mengandung kata “teh” namun kandungan didalamnya sama sekali tidak berisi teh, namun merupakan minyak esensial yang dihasilkan tanaman Malaleuca Alternifolia yang sejenis dengan tanaman kayu putih.
  5. Bila ingin cara yang tradisional, Anda bisa mencoba melakukan ratus spa yaitu spa khusus untuk organ intim kewanitaan Anda, atau bila budget Anda mencukupi sesekali kunjungi spa atau salon yang memiliki fasilitas ratus spa yang bahan-bahannya terdiri dari ratus rebus, ratus bakar, dan ratus bubuk.
  6. Lidah buaya juga bisa digunakan sebagai tanaman obat untuk Miss V, dengan cara mencapurkan 1 gelas air minum dengan sari daun lidah buaya yang sudah dicuci kemudian di tumbuh halus, campurkan sedikit madu agar rasanya lebih nyaman. Minumlah setiap malam menjelang tidur.
  7. Daun pandan juga dapat diminum setiap malam menjelang tidur sebagai bentuk perawatan Miss V Anda dari dalam, dengan menumbuk halus 5-7 lembar daun pandan, setelah itu camprukan hasil tumbukan tersebut dengan air, kemudian ambil sarinya dengan menyaringnya. Untuk memberikan rasa lebih enak tambahkan satu sendok teh madu.
  8. Daun Kemangi (ocimum basilicum) yang memiliki wangi dan rasa yang khas dapat juga digunakan untuk Miss V Anda untuk pengobatan dari dalam, tumbuk segenggam daun kemangi, setelah itu tumbuk sampai halus, campur dengan air, kemudian peras dan saring untuk mendapat sarinya. Untuk rasa yang lebih nyaman tambahkan satu sendok teh madu. Konsumsi pada pagi dan malam hari. peringatan bagi penderita asam urat untuk tidak mengkonsumsinya secara rutin, tapi sebaiknya diberi jangka waktu tertentu, selain itu sari kemangi ini tidak untuk dibasuh.
  9. Tissue khusus organ intim kewanitaan juga baik digunakan untuk menjaga kebersihan dan menghilangkan bau. Pilihlah yang bebas alkohol, berasal dari bahan herbal alami, dan memiliki PH yang seimbang. Untuk pemilihan tissue ditekankan disini adalah yang khusus untuk organ kewanitaan bukan tissue yang banyak beredar di swalayan atau supermarket, meskipun tissue tersebut mengandung ph seimbang dan aman, seperti tissue basah untuk bayi atau wajah. Salah satu tissue yang disarankan untuk digunakan adalah Intimate Tissue yang merupakan khusus Miss V yang sangat lembut, bebas iritasi, aman, dan segar mewangi sepanjang hari. dan yang pasti sangat ampuh untuk menghilangkan bau tak sedap untuk mendapatkan Organ Kewanitaan Yang Sehat.

Related For Organ Kewanitaan Yang Sehat? Begini Cara Merawatnya

Random Search Terms

Recent Post

Anak atau Balita dalam masa…
Perlunya perhatian khusus untuk pasien…
Salah satu penyakit yang sangat…